Cara Menjadi Sahabat Anak

 

Menjadi sahabat anak merupakan salah satu bentuk pola pengasuhan (parenting) yang dapat diterapkan orang tua dalam pendidikan keluarga. Semua berawal dari rumah. Pola asuh orang tua dalam keluarga sangat mempengaruhi perkembangan dan kepribadian anak karena orang tua merupakan figur pelindung, pemberi dan pemerhati sekaligus role model bagi anak. Dalam kesehariannya, anak-anak tidak hanya membutuhkan figur orang tua. Anak-anak juga membutuhkan sosok sahabat yang bisa menjadi partner dalam dunianya, sehingga ia merasa senang, ceria dan nyaman dengan diri dan lingkungannya. Sebagai orang terdekat anak, orang tua harus bisa berperan, memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak. Mengapa demikian?

Continue reading “Cara Menjadi Sahabat Anak”

Share:

Cara Mengembangkan Imajinasi Anak

Mengembangkan imajinasi anak merupakan upaya untuk menstimulasi, menumbuhkan dan meningkatkan potensi kecerdasan juga kreativitasnya di masa pertumbuhannya. Imajinasi anak berkembang seiring dengan berkembangnya kemampuan ia berbicara dan berbahasa. Seperti bermain, dunia imajinasi juga merupakan dunia yang sangat dekat dengan dunia anak. Imajinasi anak merupakan sarana untuk mereka berselancar dan belajar memahami realitas keberadaan dirinya juga lingkungannya. Karena itu, orang tua dapat mengembangkan imajinasi anak dengan menstimulasi tumbuh kembangnya potensi dan kemampuan imajinatif anak untuk diekspresikan dengan efektif. Mengapa imajinasi anak harus dikembangkan?

Continue reading “Cara Mengembangkan Imajinasi Anak”

Share:

Memanfaatkan Quality Time

Quality time atau waktu yang berkualitas merupakan refleksi dari berharganya setiap detik yang kita lalui. Sejatinya, dalam kehidupan manusia memang tidak ada waktu yang tidak berkualitas karena waktu merupakan sesuatu yang berharga untuk dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Namun, kenyataannya, waktu sering kali dibiarkan berlalu tanpa makna, sehingga waktu hanya menjadi tanda bertambahnya usia dan bergantinya hari tanpa arti yang disadari. Waktu yang berkualitas, tidak terbatas kepada jumlah atau kuantitas, dan kualitas waktu tidak selalu didapat dari kuantitas hari yang kita jalani. Seberapa banyak pun kuantitas yang kita miliki jika tidak kita kelola dan kita atur dengan baik maka tidak akan berkualitas, hanya menjadi kesia-siaan. Oleh karena itu, munculnya “istilah” quality time menunjukkan adanya motivasi sekaligus peringatan akan pentingnya manajemen waktu agar kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik, serta mampu membuat prioritas atas kewajiban dan hak kita sebagai manusia.

Continue reading “Memanfaatkan Quality Time”

Share:

Cara Memanfaatkan 7 Tahun Pertama Anak

Setelah memahami arti angka 7 sebagai kejaiban untuk perkembangan anak, kita perlu memahami dan menerapakan cara-cara pendekatan efektif orang tua terhadap anak di masa 7 tahun pertamanya. Masa 7 tahun pertama merupakan masa penting yang akan menentukan keberhasilan pendidikan dan perkembangan anak di 7 tahun kedua dan 7 tahun ketiganya. Dengan memanfaatkan dan memaksimalkan masa 7 tahun pertama ini, berarti kita telah menabung, membekali, menyiapkan, serta mematangkan mental dan kepribadian anak untuk melalui 7 tahun kedua juga 7 tahun ketiganya dengan baik.
Tujuh cara berikut dapat dilakukan orang tua untuk memanfaatkan masa 7 Tahun Pertama (Masa Emas Anak – Masa menjadi Raja).
Continue reading “Cara Memanfaatkan 7 Tahun Pertama Anak”

Share:

Cara Menjadikan Anak Kreatif

Anak kreatif adalah anak yang dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya dengan baik. Perkembangan kemampuan dan kecerdasannya sering kali membuatnya bersikap dan berperilaku cukup aktif, banyak bergerak dan bersuara. Hal ini sering pula diidentifikasi sebagai kenakalan oleh banyak orang tua. Padahal, aktivitas dan mobilitasnya yang berlebih merupakan wujud kemampuan berpikirnya yang serba ingin tahu. Sebelum kita men-judge bahwa anak kita nakal, alangkah bijaknya jika kita mencoba mengetahui dan memahami ciri-ciri anak kreatif berikut ini. Continue reading “Cara Menjadikan Anak Kreatif”

Share: